Jakarta, 13-10-09

Persimpangan jalan itu mengingatkanku pada sebentuk wajah senja
Harapan yang tergilas dalam impian
Keinginan yang tercecer di sepanjang jalan
Hanyut dalam limpah hujan dan air mata

Hujan sore itu
Adalah hujan biasa andai kau tak pernah meninggalkan asaku disini
Di sini… ya di sini…
Tak satupun mampu menembus pandanganku ketika sinar matamu memenjarakan tatapanku

Hanya waktu bukan berarti kita tak pernah berjalan
Bukan pula karna kita tak perlu melangkah…
Bukan soal waktu
Bila hari ini kutemukan kita tetap duduk disini menatap harapan yg tersisa
Bukan soal waktu

Suatu saat ketika kita kembali terpaku di persimpangan jalan lainnya
Aku takut tidak berani memintamu melangkah…

One Response to Jakarta, 13-10-09

  1. Boo says:

    Aku tau ini buat siapa…..???xixixixi

Leave a Reply