Category Archives: Buku Harian

Aduh…

Kalau disuruh menulis..
yang ku tuliskan hanya rinduku padamu
Tapi kamu tak pernah membaca surat kabar,
mana kau tahu puisi cintaku padamu dimuat di koran pagi hari Minggu,

Kalau disuruh melukis,
yang ku lukis pun pasti wajahmu.
Tapi kamu tidak pernah menonton pameran lukisan,
mana kau tahu galeri seni itu penuh wajahmu!

A tribute to a friend…

Sepi atau tidak hanyalah karena kita berbeda dalam mendefinisikan arti ramai.
Kita sering menyebut orang sepi dan mengira ia sendiri, padahal sebenarnya tidak, ia hanya memiliki dunianya sendiri.
Ia membentuk keramaian yang terbebas dari kumpulan manusia yang suka mencela, menghina, mencibir dan membicarakan keburukan.
Sahabatnya adalah buku-buku, catatan-catatan, komik dan jurnal usang, atau sekedar tulisan2 di balik layar kaca.
Mendengar saja, melihat saja. Tanpa bersuara.
Ia menciptakan dunia dimana ia menjadi penguasa atas diri dan semuanya.
Lalu kita, sudahkah kita berkuasa atas diri kita sendiri? Mata kita? Lidah kita? Hati kita…

Rindu sia-sia…

Dan mereka mulai menahan rindu dalam tikaman cemburu…
Mulai kehilangan waktu untuk percaya,
karena sudah terlalu banyak rindu tercipta hanya untuk terbuang sia-sia…

Kasmaran

malam ini kita tutup senja dengan sedikit cerita tentang bunga2,
kau pada kaca, aku pada kata,
kita bercengkerama tentang roman masa,
juga sedikit hujan dan beberapa pucuk tawa,
ahh, sejenak kita lupa arah dunia..,

Persahabatan

TUHAN terlalu baik sehingga ia menciptakan seorang teman tanpa harga,
kar’na jika TUHAN memberikan teman dengan HARGA,
aku tak’kan mampu membeli teman-teman yang beharga seperti kalian.

Bila nanti di suatu hari,
entah sekarang, besok atau kapan pun aku tak bisa lagi melihat wajah bumi.
Ketahuilah kawan,
HADIAH terindah yang pernah kudapat dari kalian adalah PERSAHABATAN..,

Happy Anniversary

WiraFin

Tiga tahun berlalu,
kita menapaki jejak waktu penuh liku,
menyulam mimpi dengan cita & cinta,
meninggalkan satu persatu kenangan, menghampiri masa depan.

Terimakasih untuk kasih sayang yang luar biasa..,

Orang mengenal kita melalui berbagai cara

Orang-orang mengenal kita melalui berbagai cara,
keseharian kita bersama mereka,
pergaulan kita, siapa teman-teman kita,
melalui kata orang tentang kita,
satus FB, twit di twitter, foto di instagram,,
tulisan di forum, blog dan website dan segala macamnya,
semua itu biasanya hanya menghasilkan penilaian yang hampir2 tak beralasan dan hanya menduga-duga.

Hidup Ini Seperti Menabur Peristiwa

Hidup ini seperti menabur peristiwa demi peristiwa,
Maaf, saya tak sempat mencatat semua…