Bukankah Sama…?

Lewat sebaris doa yang tercecer disudut mimpi
Bersama alunan sepi sebuah keinginan yang hampir mati
Kulihat begitu banyak wajah-wajah sunyi
Mengalun perlahan namun tak begitu pasti

Apakah hari adalah cuma lukisan tembok-tembok usang…
Ataukah mimpi yang hari ini ada besok sudah harus menjadi kenangan
Kalau begitu simpan saja rintihan hari ini dalam lemari impian
Bukankah sama…?
Dengan hanya duduk dan termenung menatap angan…
Atau tertidur pulas beralaskan sebuah penantian
Seakan tanpa keinginan
Seolah tak ada harapan…

Leave a Reply