“Apa yg kau cari…?”

Kadang aku menumpukkan semua harapanku padamu. Terkadang pula kau hadirkan keragu-raguan dalam penantianku.
Kadang aku menaruh segenap kepercayaanku padamu, terkadang pula engkau meluluhlantakkan semua yg telah kubangun.
Aku sudah melewati berbagai macam penghianatan, begitu banyak yang sulit kupercaya, bahkan lebih banyak dari yang bisa kupahami.
Kau yang selama ini menjatuhkan aku dalam kasih sayang yang tak pernah aku mengerti, apa yang sebenarnya kau cari…?
Aku kah? Atau keakuanku?
Hidup? Atau kehidupanku?


Kita beranjak dari sebuah kekeliruan dalam pemahaman hidup, dan kita mencari, sampai kita saling menemukan satu dengan yang lain.
Memang bukan sesuatu yang salah jika kita brusaha mempertahankan “kita” seperti titik awal, tapi jika demikian, bisakah kau menghapus tanda tanya besar ini : “Apa yg kau cari…?”

Leave a Reply