Kisah-Kisah Inspiratif

Kisah-Kisah Inspiratif untuk memotivasi anda dalam berbagai hal. Selengkapnya... »

Di Balik Lensa

Gambar bisa mewakili ribuan kata, Di Balik Lensa adalah kumpulan foto yang saya jepret sendiri. Selengkapnya... »

Tentang Cinta

Berbagai tulisan tentang cinta, hidup, mimpi dan lain-lain. Semoga bisa menginspirasi. Selengkapnya... »

Ada-ada Saja

Humor dan cerita lucu yang akan membuat anda terpingkal-pingkal. Selengkapnya... »

 

Lama ga posting

Lama rasanya ga nulis sesuatu di blog, kadang rasa kangen juga.
Sebenarnya bukan ga punya kata-kata, atau ga tau apa yang harus ditulis,
cuman kadang harus mikir sepuluh kali sebelum posting, alhasil,
ada banyak tulisan yang akhirnya ngantri di Microsoft Word dan Evernote.

Aduh…

Kalau disuruh menulis..
yang ku tuliskan hanya rinduku padamu
Tapi kamu tak pernah membaca surat kabar,
mana kau tahu puisi cintaku padamu dimuat di koran pagi hari Minggu,

Kalau disuruh melukis,
yang ku lukis pun pasti wajahmu.
Tapi kamu tidak pernah menonton pameran lukisan,
mana kau tahu galeri seni itu penuh wajahmu!

A tribute to a friend…

Sepi atau tidak hanyalah karena kita berbeda dalam mendefinisikan arti ramai.
Kita sering menyebut orang sepi dan mengira ia sendiri, padahal sebenarnya tidak, ia hanya memiliki dunianya sendiri.
Ia membentuk keramaian yang terbebas dari kumpulan manusia yang suka mencela, menghina, mencibir dan membicarakan keburukan.
Sahabatnya adalah buku-buku, catatan-catatan, komik dan jurnal usang, atau sekedar tulisan2 di balik layar kaca.
Mendengar saja, melihat saja. Tanpa bersuara.
Ia menciptakan dunia dimana ia menjadi penguasa atas diri dan semuanya.
Lalu kita, sudahkah kita berkuasa atas diri kita sendiri? Mata kita? Lidah kita? Hati kita…

Cinta, Kepercayaan dan Keragu-raguan…

Pernah aku bertanya kepada seseorang tentang apa alasan ia memberikan kepercayaan kepada pasangan.
“Cinta, cinta lah yang membuatku percaya”, begitu jawabnya.
Belakangan aku kembali bertanya kepada seorang yang berbeda, apa yang membuatnya tak percaya kepada pasangannya, jawabnya sama, “Cinta, cintalah yang membuatku selalu harus meragukan dia”.

Yang satu menjadikan cinta sebagai alasan untuk percaya, dia tidak mengharuskan dirinya untuk tau secara rinci tentang apa yang pasangannya kerjakan di luar, dimana dan bersama siapa dia mengerjakannya.

Bila raguku beralasan, mengapa yakinmu tidak?

Bila raguku beralasan, mengapa yakinmu tidak?

Engkau itu apa?
Kadang hadir, kadang lenyap,
Kadang semarak, kadang senyap.

Bila raguku beralasan, mengapa yakinmu tidak?
Mengapa datang hanya untuk berkata bahwa sebenarnya engkau hilang?

Mari kita dandani jiwa..

Mari kita dandani jiwa,
sebelum runtuh cakrawala,
langit berjatuhan,
dan hujan menenggelamkan

Sungguh, diakhir hanya kebenaran yg tetap tinggal.

Whatever…

Aku kerap mencarimu di bagian tersunyi dari hari-hari yang rapuh.
Di mana duka kadang singgah, kadang bermukim.
Memenjarakan hati yang dingin, karena begitu sulitnya untuk mencintai dan jatuh cinta lagi..,

Suara Abadi

Hari ini kita bertemu di bawah senja yang basah,
Menatap sekumpulan awan hitam di langit yg lebam.

Hujan sudah menghampiri ribuan kali,
Menenggelamkan mimpi2,
Menagih janji, “kapan entahmu pergi…?”
Namun suaramu masih saja, abadi.
Seakan tak mampu ditelan sunyi…

Rindu sia-sia…

Dan mereka mulai menahan rindu dalam tikaman cemburu…
Mulai kehilangan waktu untuk percaya,
karena sudah terlalu banyak rindu tercipta hanya untuk terbuang sia-sia…

Be Your BEST…!

Kepribadian adalah sesuatu yang masih bisa diubah, jadi kepribadian yang buruk tidak seharusnya dimasukkan ke dalam komponen yang harus diterima apa adanya.
Menerima apa adanya berbicara tentang sesuatu yang tidak bisa diubah, seperti pesona lahiriah, kesehatan fisik dan kelengkapan jasmani.

Hidup apa adanya berarti hidup dalam kemampuan terbaik yang bisa dilakukan.

Mari Menjadi Berguna…

Janganlah seorang pun menganggap engkau rendah kar’na engkau muda, setiap manusia adalah istimewa, kita dilahirkan untuk menjadi berguna..,

Pengalaman hanya peristiwa, bukan jaminan seseorang lebih dari yang lain.
Demikian pula usia hanya soal angka, tapi kualitas hidup manusia ditentukan oleh kemampuannya mengambil sebanyak mungkin dari apa yang ia alami.
Apalah arti usia yang tinggi, atau pengalaman menjelajahi penjuru bumi jika tak pernah mengambil apa-apa untuk dipelajari? Itu tidak lebih kepada mencari kepuasan mata dan langkah kaki….